Tips Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi

Tips! menghadapi dosen pembimbing ala desyonk.

  1. Kamu harus tahu tipe dosennya. Ada tipe dosen yang idealis perfectionis, tipe yang ini memang menuntut skripsi kamu cepet bagus, meskipun dalam jangka waktu yang lama. Yang kedua, dosen idealis realis, tipe ini pengen hasil skripsi yang sederhana yang penting dapat digali secara baik dan tepat, dan lagi selesai TEPAT WAKTU. Nah, dosen yang ketiga jangan dibahas, minta ganti pembimbing aja kalo dapet yang begini.. kecuali kalau kamunya sama kayak dia. Yang ketiga ini namanya dosen matREALIStis. Kamu ga bakal lulus deh kalau ga kasih “sesajen” dulu.
  2. Kamu harus tahu jam terbang dosen. Ga semua dosen cuma mengajar to’. Kadang dia juga memiliki jabatan struktural yang (tanpa kamu ketahui) pengaruhnya lebih kepada hal-hal makro di perguruan tinggi kamu. Kalau posisinya juga tinggi, dosen dituntut semakin banyak menghasilkan penelitian. Jadi kalau kamu dibimbing dia, harus lebih mandiri, jangan nunggu ditanya,”Kapan bimbingan,Kapan seminar 1, kapan sidang.” Kamu yang harus jemput bola. Pahami beliau,ok?
  3. Kamu harus tahu komunikasi apa yang tepat. Seperti diatas tadi, dosen yang beneran sibuk diluar ga selalu bisa ada ditempat. Tapi biasanya dia mau meluangkan waktunya untuk membaca sms atau email dari kamu. Makanya, diskusikan alat perantara komunikasi bimbingannya melalui apa? Langsungkah? Atau boleh via email? Dan satu hal, lebih bagus kalau kita menanyakan HP/Emailnya dari beliau langsung, jangan lupa memulai percapakan dengan menyampaikan “Kita siapa, dan mau apa” dengan bahasa yang sopan.
  4. Kamu harus berbaik sangka. Nah, apapun yang sudah kamu upayakan maksimal, tetapi masih nol respon dari pembimbingnya. Positif thinking dulu aja. Dulu, ada dosen pembimbing yang lama gak nyentuh hasil revisian, pas udah di acc, rupanya gak dicoret apa-apa. Jangan keburu suuzon kalau papernya gak diperiksa! Bisa jadi sang dosen sudah menganggap kamu mampu membimbing skripsi sendiri. Diakhir sidang baru deh, pembimbingnya cerita. Kalau sudah bener, ngapain dipersulit?
  5. Rajin-rajin lah kekampus, kamu yang butuh dosen bukan sebaliknya. Dan pastikan, meskipun cuma dapet info kecil, meskipun cuma minta cap selembar, meskipun 8 jam itu gak maksimal… jika itu membuatmu selangkah lebih maju kearah wisuda, JALANILAH! Jangan banyak alasan dosennya jarang bisa ditemuin lah, atau apalah. Jangan kebanyakan ngerem di rumah atau melakukan hal yang bikin kamu lupa skripsi. Nanti kamu terlanjur di comfort zone durjana.
  6. Jujurlah. Jujurlah dalam membuat skripsi. Kamu baru bisa bangga, dan benar-benar puas jika segalanya kamu buat dari nol. Penuh lelah dan kesabaran memang. Tapi segalanya jadi berharga karena itulah buah karya kamu. Ingat, Negara ini bukan butuh orang pintar yang “minterin” melainkan orang jujur yang pintar.

 

Advertisements

About desisonia

as like as mirror pahamin bahwa smw org punya masa PASANG-SURUTnya. ada kalanya compang-camping, ada kalanya flamboyan. Tgantung kita bsa nerima keadaan yg spt ap... View all posts by desisonia

2 responses to “Tips Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: