I love you, baby…

Jika kamu sedang sakit hati ditinggalkan seseorang, maukah kamu membuatnya bahagia?

Mau memafkannya saja sudah cukup. Dibutuhkan rasa pengampun yang sangat besar untuk membahagiakannya kemudian.

Maka aku berpikir, benar-benar Allah SWT itu maha pengampun. Berkali-kali kita lupa tak mengingatnya, tapi masih ikhlas memberikan kita kenikmatan duniawi dan rohani yang membuat kita kembali bersyukur pada Nya.

Aku tidak berdoa disini.

Aku hanya menulis tentang rasa syukur ku pada saat ini, yang mungkin akan jadi catatan menyenangkan dikemudian hari. Bahwa aku pernah bersyukur.

Teruntuk anakku kelak;

Segala bentuk kesempurnaanmu nanti,

Segala gerak tubuhmu itu,

dan tiap getar suaramu,

bukan ciptaan ayah dan bundamu.

Jadi jika ingin berterima kasih, berterimakasihlah pada Allah SWT.

Ayah bundamu ini hanya manusia yang berikhtiar dan berdoa

agar terpilih untuk dipercaya, dititipkan seorang malaikat kecil

untuk kami lindungi dan kami ajarkan cara berterimakasih kepada Nya.

Nak, hidup ini memang bukan mudah. Tetapi kami akan menjaga mu, memberi fondasi sekuat yang kami bisa.

Yang tak mungkin tak kami lakukan ialah membanjirimu dengan kasih sayang, sebelum kamu melihat dunia keras yang sebenarnya.

Nak, kami janji akan kami besarkan kamu dengan uang halal yang mengalir menjadi darah dan dagingmu. Sehingga aman hidupmu. Meski ketika remaja nanti kamu belum mengerti betapa pentingnya rasa aman.

Nak, kami ini bukan orang tua sempurna, tetapi maaf bila kelak kami menuntutmu untuk jadi bagian diri kami yang terbaik. Kami ingin kamu selalu baik.

Nak, orangtuamu ini telah dilimpahi berkah kasih dari kakek nenekmu yang akan kami wariskan kepadamu. Teruskanlah.

Nak, orangtuamu ini sering membuat kakek-nenekmu sakit hati. Tapi tidak pernah sampai hati untuk menghilangkan kepercayaannya.

Nak, nantinya Insya Allah kamu akan satu shaf dibelakang kami, dan tidak ada yang sia-sia dari itu.

Ada kalanya kamu sadar bukan materi yang membuatmu bahagia,

tetapi saat ada orang lain yang mendoakanmu lebih dari dirinya sendiri.

Anakku, kamu memang masih disini, kecil sekali diperut bunda. Tapi kebahagiaan ini bukan hal yang biasa bunda rasakan.

Bunda jadi sayang mamah bunda, mamak bunda dan semua ibu hebat di dunia ini.

Baik-baik ya dek…

Sampai berjumpa 9 bulan kedepan, sayang… Insya Allah. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Selamat Idul Adha

🙂

Advertisements

About desisonia

as like as mirror pahamin bahwa smw org punya masa PASANG-SURUTnya. ada kalanya compang-camping, ada kalanya flamboyan. Tgantung kita bsa nerima keadaan yg spt ap... View all posts by desisonia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: