Keep Posting!

Hakikatnya semua orang ingin menuju kebaikan.

Tapi tidak semua orang ingin mendengar nasihat.

Atau tidak semua nasihat sesuai dengan apa yang ingin mereka dengar.

Aku suka memetik hikmah dari hal apapun itu, lalu aku bagikan untuk mengingatkanku lagi suatu saat nanti. Tapi akupun tidak suka diceramahi. Akupun suka hal-hal yang aku ingin dengar saja, selebihnya aku singkirkan. Tapi menyingkirkan bukan berarti total tak tertinggal. Karena setelah menampik nasehat, nasehat itu masih menginap di kepala. Aku berpikir, ada benarnya. Dan kebenaran yang telah diketahui itu, apabila ditampik terus, jasmani kita berontak. Mungkin terkesan exaggerating. Tapi buktikan sendiri deh 🙂 Itu yang disebut nurani.

 

Itulah kenapa aku menulis.

Aku menulis untuk mereka yang suka membaca. 

Membaca hal-hal yang mereka suka saja. 

Kecuali buku pelajaran, tidak ada yang pernah memaksa kita untuk membaca buku, apalagi menyelesaikannya hingga akhir. Kalau bosan, lewati. Kalau gak suka, sudahi. Se-simple itulah menjadi reader.

Aku lebih suka menuangkan apa yang aku pelajari, apa yang aku pikirkan lewat tulisan. Karena tulisan lebih terdokumentasi. Mungkin salah satunya karena papahku sering menghadiahi buku diary setiap ulang tahun supaya setiap nasehat beliau aku catat. Alih-alih mencatat nasehat, diary ku malah jadi tempat mengumpat. 😀

Well, aku percaya hal ini:

Kalau kita tidak pernah bisa membaca isi otak orang terdekat kita sekalipun, kita belum pernah benar-benar merasa dekat dengan teman dari kecil sekalipun, kita masih akan merasa kaget bila tahu betapa asingnya isi otak orang yang sehari-hari bertemu dengan kita.

Tapi kita bisa merasa se-pemikiran. Dari tulisan.

Kita benar-benar merasa setara. Dari tulisan.

Satu nada, satu alur kehidupan.

Meski backround pendidikan, stata sosial yang berbeda-beda.

Lebih dekat, dengan orang yang (mungkin) tercipta dengan sudut pandang yang sama tetapi tidak pernah bertemu, bertegur sapa.

Dan aku berterima kasih, untuk kehadiran kata demi kata yang senantiasa mewarnai kehidupan, memberikan pencerahan, dan menyadarkan kesalahan. Dari siapapun itu.

Teknologi terlalu canggih untuk membuka lebar pemikiran kita. Jadi jangan cari hal-hal kecuali yang bermanfaat untuk kebaikanmu.

Baiklah, sekian.

Salam lincah. Keep posting.

Advertisements

About desisonia

as like as mirror pahamin bahwa smw org punya masa PASANG-SURUTnya. ada kalanya compang-camping, ada kalanya flamboyan. Tgantung kita bsa nerima keadaan yg spt ap... View all posts by desisonia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: