Unlimited VS Limited

Katanya, keterbatasan itu harus didobrak…

bls

Keterbatasan yang macam apa?

Apa yang akan terjadi jika panca indera kita diciptakan dengan ketidakterbatasan?

Misalnya, bagaimana jika mata kita mampu melihat hal yang diluar dari dimensi ruang yang kita lihat?

Apa jadinya jika telinga kita mampu mendengar suara batuk dari radius berkilo-kilo meter dari tempat kita berdiri?

Aku bukan pengagum keterbatasan atau pengutuk ketidakterbatasan. Bukan. Menurutku, apa yang orang sebut sebagai keterbatasan adalah daya pikirnya sendiri. Sekali lagi.. Apa yang membuatmu jenuh dengan keterbatasan itu adalah daya pikirmu sendiri,

Aku punya kenalan seorang tuna netra. Dia bekerja sebagai operator di sebuah perusahaan swasta. Dia sudah beralih-alih profesi dari pengajar di SLB, tukang urut, dll. Terakhir, dia bekerja sebagai tukang urut di sebuah salon, yang ternyata salon tersebut menyediakan “fasilitas” lebih untuk konsumennya. Akhirnya dia memilih untuk mencari pekerjaan lain.

Kemudian dia bertemu dengan pimpinan perusahaan tempat ia bekerja sekarang. Ia berkata, “Pak. saya ini sarjana, tapi nganggur. Ada kerjaan gak pak?”

Lalu boss tersebut menjawab, “yasudah, sini, kamu kerja saja dengan saya.”

Mendengar hal itu, aku langsung berkaca pada diri sendiri.

Aku seringkali mengeluh tentang kesusahantugas, kuis, ujian, skripsi dan berpikir  benar-benar bangga dengan ijazah S1, tetapi ternyata diluar sana seorang tuna netrapun mampu menyandang gelar sarjana.

Aku seringkali mendengar orang berkata, “Nyari duit haram aja susah, apalagi yang halal!” Orang-orang selalu mendoktrin hidup realistis, yang sebenarnya kearah negatif. Tetapi diluar sana, orang yang hidup dengan keterbatasan nikmat penglihatan justru lebih memiliki intergritas dalam memilih profesi, tidak melulu money oriented.

Menurutmu apakah Bapak tersebut penuh keterbatasan?

Dia orang yang terbatas dalam satu hal, tapi tidak terbatas dalam hal lainnya. Dan jelas, stok manusia seperti ini…terbatas! Haha

Salah satu tagline iklan rokok adalah “Break the limit”

Aku harap itu bukan pembenaran bagi orang yang hanya ingin tidak terbatas dalam aksinya yang tidak benar.

Tuhan menciptakan kita sebagai sebaik-baiknya manusia.

Yah… Begitulah….

Advertisements

About desisonia

as like as mirror pahamin bahwa smw org punya masa PASANG-SURUTnya. ada kalanya compang-camping, ada kalanya flamboyan. Tgantung kita bsa nerima keadaan yg spt ap... View all posts by desisonia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: